New York – Spanyol tidak hanya mengangkat trofi Piala Dunia FIFA 2026, tetapi juga membawa pulang penghargaan individu bergengsi. Penjaga gawang Unai Simon dinobatkan sebagai penerima Sarung Tangan Emas adidas setelah tampil impresif sepanjang turnamen dan menjadi salah satu faktor utama keberhasilan La Roja meraih gelar juara dunia.
Simon mengantarkan Spanyol meraih gelar dunia kedua usai menundukkan Argentina 1-0 melalui babak perpanjangan waktu di partai final. Sepanjang turnamen, kiper Athletic Club tersebut mencatatkan tujuh kali clean sheet, sekaligus mencetak rekor baru sebagai jumlah nirbobol terbanyak yang pernah dibukukan seorang kiper dalam satu edisi Piala Dunia.
Catatan tersebut melampaui rekor sebelumnya yang hanya mencapai lima clean sheet, yang pernah dibagikan oleh sejumlah legenda dunia seperti Jan Jongbloed (Belanda/1974), Walter Zenga (Italia/1990), Taffarel (Brasil/1994), Fabien Barthez (Prancis/1998), Oliver Kahn (Jerman/2002), Gianluigi Buffon (Italia/2006), dan Iker Casillas (Spanyol/2010).
Menariknya, Simon hanya kebobolan satu gol selama Piala Dunia 2026. Satu-satunya gol yang bersarang ke gawangnya terjadi saat Spanyol mengalahkan Belgia dengan skor 2-1 pada babak perempat final.
Performa konsisten tersebut juga memperpanjang rekor ketangguhannya di ajang Piala Dunia. Sejak edisi Qatar 2022, Simon membukukan 649 menit tanpa kebobolan sebelum akhirnya rekor itu terhenti ketika menghadapi Belgia.
Dengan keberhasilan ini, Unai Simon menjadi kiper Spanyol kedua yang meraih penghargaan Sarung Tangan Emas adidas setelah Iker Casillas yang memenangkan penghargaan serupa saat membawa Spanyol menjadi juara dunia pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.
Penghargaan Sarung Tangan Emas sendiri mulai diberikan sejak Piala Dunia 1994. Sebelumnya, penghargaan ini dikenal sebagai Penghargaan Yashin, sebagai bentuk penghormatan kepada legenda kiper Uni Soviet, Lev Yashin. Sejumlah nama besar yang pernah meraih penghargaan tersebut antara lain Michel Preud’homme (1994), Fabien Barthez (1998), Oliver Kahn (2002), Gianluigi Buffon (2006), Iker Casillas (2010), Manuel Neuer (2014), Thibaut Courtois (2018), Emiliano Martinez (2022), dan kini Unai Simon pada edisi 2026.