images (12)

PALANGKA RAYA – Pemadaman listrik bergilir yang kembali terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) mendapat perhatian dari Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Sirajul Rahman. Ia meminta PT PLN (Persero) segera mempercepat penanganan gangguan agar pasokan listrik kembali normal dan aktivitas masyarakat tidak terus terganggu.

Sirajul menilai pemadaman listrik yang kembali terjadi setelah beberapa waktu kondisi pasokan relatif normal telah memberikan dampak terhadap berbagai sektor, mulai dari pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), rumah tangga, hingga pelayanan publik.

“Pemadaman bergilir oleh PLN berdampak pada kerugian masyarakat. Pedagang, pelaku UMKM, rumah tangga, hingga pedagang kecil yang aktivitasnya bergantung listrik ikut merasakan dampaknya,” ujar Sirajul, Selasa (28/7/26).

Menurutnya, gangguan pasokan listrik tidak hanya memengaruhi aktivitas ekonomi masyarakat, tetapi juga berdampak pada pelayanan publik, operasional fasilitas umum, dan kegiatan di sektor pendidikan.

“Kalau listrik padam, bukan hanya usaha yang terganggu. Pelayanan publik juga terdampak. Ini sangat disayangkan,” katanya.

Anggota dewan dari Fraksi PKS tersebut menilai ketersediaan listrik merupakan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi secara optimal. Karena itu, ia mendorong PT PLN (Persero) untuk memprioritaskan percepatan penyelesaian gangguan teknis yang menjadi penyebab pemadaman bergilir.

Selain percepatan penanganan, Sirajul juga meminta PLN meningkatkan keterbukaan informasi kepada masyarakat mengenai perkembangan proses perbaikan. Menurutnya, informasi yang jelas dan disampaikan secara berkala akan membantu masyarakat memahami kondisi yang sedang dihadapi serta meminimalkan keresahan.

Ia mengingatkan bahwa semakin lama pemadaman berlangsung, semakin besar pula dampak sosial dan ekonomi yang harus ditanggung masyarakat.

Di sisi lain, Sirajul mengimbau masyarakat tetap tenang dan melakukan langkah antisipatif selama proses pemulihan jaringan listrik berlangsung. Ia memastikan DPRD Kalimantan Tengah akan terus memantau perkembangan penanganan gangguan tersebut.

“Kami akan terus memantau penanganan gangguan ini dan mendorong PLN segera menyelesaikan kendala yang ada. Harus ada solusi cepat agar pemadaman tidak terus merugikan masyarakat,” tegasnya.

Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan resmi dari PT PLN (Persero) terkait tanggapan atas pernyataan tersebut maupun perkembangan terbaru proses pemulihan gangguan listrik di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah. Penyampaian klarifikasi dari pihak PLN akan menjadi bagian dari prinsip keberimbangan dalam pemberitaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *