Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran menghadiri Malam Apresiasi Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 yang berlangsung di Sylva Minisoccer Palangka Raya, Jumat (18/7/2026) malam.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menyampaikan bahwa pembinaan generasi muda melalui olahraga memiliki peran penting dalam mencetak sumber daya manusia yang sehat, berkarakter, serta memiliki daya saing. Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur, tetapi juga dari kualitas generasi penerus yang dipersiapkan sejak usia sekolah.
“Anak-anak inilah yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan bangsa dan daerah. Karena itu, mereka harus dibekali karakter yang kuat, disiplin, semangat kebersamaan, dan kesiapan menghadapi tantangan global,” ujar Agustiar Sabran.
Ia menilai O2SN bukan sekadar ajang kompetisi olahraga antarpelajar, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan di antara peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah. Melalui kompetisi yang sehat, para pelajar dapat belajar mengenai sportivitas, kerja sama, serta menghargai perbedaan.
Gubernur juga memberikan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, guru pendamping, dewan juri, dan panitia yang telah mendukung kelancaran pelaksanaan O2SN 2026. Kepada atlet yang berhasil meraih prestasi, ia berpesan agar terus meningkatkan kemampuan sebagai persiapan menghadapi O2SN tingkat nasional. Sementara bagi peserta yang belum meraih hasil terbaik, ia meminta agar tetap menjadikan pengalaman tersebut sebagai motivasi untuk terus berlatih dan berkembang.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Linae Victoria Aden, melaporkan bahwa O2SN Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 diikuti sebanyak 954 peserta dari seluruh kabupaten dan kota se-Kalimantan Tengah, dengan dukungan sekitar 2.000 suporter.
Kompetisi tahun ini mempertandingkan delapan cabang olahraga, yaitu bulu tangkis, atletik, pencak silat, renang, panjat tebing, senam, dan catur. Selain itu, dua olahraga tradisional khas Kalimantan Tengah, yakni balogo dan manyipet (sumpitan), turut ditampilkan sebagai cabang eksibisi untuk memperkenalkan sekaligus melestarikan budaya daerah.
Atlet yang berhasil menjadi juara pada tingkat provinsi akan mewakili Kalimantan Tengah dalam Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Tingkat Nasional yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus hingga September 2026.
Kegiatan malam apresiasi tersebut turut dihadiri Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol. Iwan Kurniawan, unsur Forkopimda Provinsi Kalimantan Tengah, kepala perangkat daerah, kepala dinas pendidikan kabupaten/kota, pengurus cabang olahraga, pelatih, guru pendamping, serta para atlet peserta O2SN Tahun 2026.(red)