PALANGKA RAYA – Wakil Ketua I DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Riska Agustin, menghadiri malam puncak Huma Betang Night (HBN) yang sekaligus menjadi penutupan Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) dan Kalteng Expo 2026 di kawasan Bundaran Besar Palangka Raya, baru-baru ini.
Kegiatan tersebut menjadi penutup rangkaian peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat persatuan masyarakat melalui pelestarian budaya dan nilai-nilai kearifan lokal.
Riska mengatakan filosofi Huma Betang merupakan simbol kebersamaan yang telah lama menjadi identitas masyarakat Kalimantan Tengah. Menurutnya, nilai tersebut perlu terus dijaga sebagai fondasi dalam membangun kehidupan yang harmonis di tengah keberagaman.
“Melalui kegiatan seperti ini, kita tidak hanya merayakan kekayaan adat, tetapi juga memperteguh rasa persaudaraan dan persatuan masyarakat Kalimantan Tengah,” ujar Riska.
Politisi Partai Golkar itu menilai penyelenggaraan FBIM yang dipadukan dengan Kalteng Expo menjadi wadah strategis untuk memperkenalkan seni dan budaya daerah kepada masyarakat. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi sarana promosi bagi sektor pariwisata, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta berbagai potensi pembangunan daerah.
Menurutnya, penyelenggaraan agenda budaya seperti FBIM turut memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi masyarakat, khususnya bagi pelaku UMKM dan sektor ekonomi kreatif.
“Agenda ini memberikan ruang lebar bagi pelaku UMKM untuk naik kelas dan mengenalkan produk unggulan daerah. Karena dampaknya yang nyata, kami di DPRD mendukung penuh keberlanjutan agenda budaya dan promosi daerah seperti ini,” tegasnya.
Riska berharap kualitas penyelenggaraan Festival Budaya Isen Mulang dan Kalteng Expo dapat terus ditingkatkan sehingga mampu menarik lebih banyak wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri.
Ia juga menegaskan pentingnya menjaga dan melestarikan budaya sebagai identitas daerah sekaligus modal sosial dalam mendukung pembangunan Kalimantan Tengah.
“Budaya adalah identitas daerah yang wajib kita jaga bersama. Semangat Huma Betang harus senantiasa menjadi landasan kuat untuk membangun Kalimantan Tengah yang harmonis, maju, dan sejahtera,” pungkasnya.(red)