WhatsApp Image 2026-07-31 at 16.44.17

PALANGKA RAYA – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kalimantan Tengah memperkuat sinergi dengan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Palangka Raya melalui audiensi yang digelar di Kantor KPP Pratama Palangka Raya, Kamis (30/7/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan literasi perpajakan, tata kelola perusahaan pers, serta peluang kolaborasi dalam mendukung penyebarluasan informasi publik dan pembangunan ekonomi daerah.

Audiensi dipimpin Ketua SMSI Kalimantan Tengah, Akhiruddin, didampingi Bendahara Bridel B. Usin, Ketua Pokja SMSI Kota Palangka Raya Irwansyah, serta Sekretaris SMSI Kalimantan Tengah Aris Kurnia Hikmawan. Rombongan diterima langsung oleh Kepala KPP Pratama Palangka Raya, Toto Trianto, S.Si.

Ketua SMSI Kalimantan Tengah, Akhiruddin, mengatakan perusahaan pers saat ini tidak hanya dituntut menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas, tetapi juga harus memiliki tata kelola usaha yang profesional, termasuk dalam memenuhi kewajiban perpajakan.

Menurutnya, sebagian besar anggota SMSI berasal dari kalangan wartawan yang kemudian mengembangkan perusahaan media. Kondisi tersebut menjadikan pemahaman mengenai aspek administrasi dan perpajakan sebagai kebutuhan penting dalam menjalankan usaha pers secara berkelanjutan.

“Mayoritas pengurus SMSI berasal dari kalangan wartawan dan jurnalis. Ketika mendirikan perusahaan pers, tentu ada tanggung jawab baru yang harus dipahami, salah satunya mengenai perpajakan. Kami ingin perusahaan media yang tergabung di SMSI tidak hanya kuat dalam menghasilkan karya jurnalistik, tetapi juga memiliki tata kelola usaha yang baik dan patuh terhadap ketentuan yang berlaku,” ujar Akhiruddin.

Ia menegaskan, media memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perpajakan melalui penyampaian informasi yang edukatif, mudah dipahami, dan menjangkau berbagai lapisan masyarakat, termasuk pelaku UMKM serta masyarakat di pedesaan.

Dalam kesempatan tersebut, SMSI Kalimantan Tengah juga memperkenalkan program Pokja News Room Jaga Desa, sebuah inisiatif kolaboratif yang bertujuan memperkuat edukasi publik, transparansi pembangunan, serta penyebarluasan informasi mengenai potensi desa hingga ke tingkat akar rumput.

Kepala KPP Pratama Palangka Raya, Toto Trianto, menyambut baik inisiatif tersebut. Menurutnya, jaringan media yang dimiliki SMSI merupakan mitra strategis dalam meningkatkan literasi perpajakan sekaligus memperluas jangkauan informasi kepada masyarakat.

“Kami melihat SMSI memiliki jaringan media yang luas di Kalimantan Tengah. Ini menjadi potensi yang sangat baik untuk bersama-sama meningkatkan literasi perpajakan. Ketika informasi yang benar disampaikan secara luas dan berkelanjutan, tingkat pemahaman masyarakat terhadap hak dan kewajiban perpajakan tentu akan semakin baik,” kata Toto.

Ia menambahkan, pemberitaan mengenai perkembangan dunia usaha, aktivitas UMKM, investasi, hingga potensi ekonomi desa juga dapat menjadi referensi yang bermanfaat dalam mendukung analisis serta pelayanan perpajakan.

Menurut Toto, program Pokja News Room Jaga Desa membuka ruang kolaborasi yang tidak hanya berfokus pada publikasi, tetapi juga mendorong pengenalan potensi ekonomi desa dan edukasi perpajakan kepada masyarakat.

Audiensi tersebut menghasilkan komitmen kedua belah pihak untuk membangun komunikasi yang lebih intensif melalui berbagai kegiatan edukasi, sosialisasi, dan publikasi. Sinergi antara SMSI Kalimantan Tengah dan KPP Pratama Palangka Raya diharapkan mampu meningkatkan kesadaran perpajakan, memperkuat tata kelola perusahaan pers, serta memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan ekonomi di Kalimantan Tengah.

Melalui kerja sama tersebut, kedua lembaga optimistis peran media sebagai penyampai informasi publik dapat berjalan seiring dengan upaya membangun budaya kepatuhan perpajakan yang mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *